Musica Champions Kudus berhasil kembali mempertahankan gelar juara
Djarum Superliga Badminton. Yakni di Djarum Superliga Badminton 2015,
Musica Champions kembali menyabet gelar juara usai menyudahi laga final
sore tadi, Minggu (1/2) menghadapi Djarum Kudus dengan keunggulan tipis
3-2.
Jonatan Christie merupakan pahlawan bagi Musica Champions di Djarum Superliga
Badminton kali ini. Dimana pertarungan kedua kalinya melawan Ihsan
Maulana Mustofa (Djarum Kudus) setelah dibabak penyisihan group lalu,
Jonatan kembali mampu menaklukan Ihsan dengan tiga game 14-21 21-11 dan
21-18.
“Ini merupakan pertama kalinya saya bermain di Djarum
Superliga. Tentunya saya senang bisa menjadi penentu kemenangan di
pertandingan penentu tadi, walaupun sebenarnya kaki saya terasa sakit di
pertandingan tadi, namun saya bisa memaksakannya dan bisa menjadi
penentu kemenangan bagi Musica Champions,” Ungkap Jonatan dengan raut
wajah gembira.
Dengan hasil ini, maka Musica Champions
berhasil memastikan gelar juara Djarum Superliga tiga kali beruntun
yakni pada tahun 2013, 2014 dan 2015 juga berhak untuk hadiah 50.000
dollar AS.
“Kunci kemenangan kami adalah selalu menjaga
kekompakan kebersamaan dan itu menjadi salah satu kelebihan dari tim
kami. Dan untuk makna dari kemenangan untuk ketiga kalinya ini, tak lain
hanya untuk memberikan motivasi bagi para atlet muda khususnya seperti
Jonatan,Fajar,Gideon dan yang lainnya,” Ungkap Effendi Widjaja selaku
tim manajer Musica Champions.
“Dan saya salut kepada
atlet-atlet yang membela tim kami yang selalu konsisten penampilannya,
terutama Jonatan yang mempunyai mental juara di usianya yang masih
muda. Karena dia sudah beberapa kali menjadi penentu kemenangan bagi
Musica, tentunya dengan hasil yang diberikan Jonatan, saya kira ia yang
paling banyak menerima bonus karena paling sering bermain dan menang,”
Tambah Effendi
Berikut hasil pertandingan final Musica Champions Kudus VS Djarum Kudus :
Simon Santoso (Musica Champions) VS Son Wan Ho (Djarum Kudus) 21-16 9-21 17-21
Lee Yong Dae/Fajar Alfian (Musica Champions) VS Mohammad Ahsan/Berry Angriawan (Djarum Kudus) 16-21 21-14 21-15
Lee Hyun Il (Musica Champions) VS Dionysius Hayom Rumbaka (Djarum Kudus) 21-10 21-7
Marcus Fernaldi Gideon/Wahyu Nayaka Arya P (Musica Champions) VS Kevin
Sanjaya Sukamuljo/Fran Kurniawan (Djarum Kudus) 17 -21 11-21
Jonatan Christie (Musica Champions) VS Ihsan Maulana Mustofa (Djarum Kudus) 14- 21 21-11 21-18.
Source: www.djarumbadminton.orgv
Musica Champion Pertahankan Gelar Juara
Result Final Men's Team Djarum Superliga 2015 (01/02)
[Men's Team-GOR Lila Bhuana - 1]
Musica Champion 3 vs 2 Djarum Kudus
Men's Singles 1
Simon Santoso vs Son Wan Ho
21-16 9-21 17-21 1:05
Men's Doubles 1
Lee Yong Dae/Fajar Alfian vs Mohammad Ahsan/Berry Berry Anggriawan
16-21 21-14 21-15 1:07
Men's Singles 2
Lee Hyun Ill vs Dionysius Hayom Rumbaka
21-10 21-7
Men's Doubles 2
Gideon Markus Fernaldi/Wahyu Nayaka vs Kevin Sanjaya Sukamuljo/Fran Kurniawan
17-21 11-21 0:36
Men's Singles 3
Jonatan Christie vs Ihsan Maulana Mustofa
14-21 21-11 21-18
Selamat untuk kemenangan Musica Champion untuk ketiga kalinya!
Source: www.tournamentsoftware.com
fajar idola baru
NEWS FLASH
Team Musica Champio berhasil menyamakan kedudukan
1-1 atas Djarum Kudus lewat ganda putranya Lee Yong Dae/Fajar Alfian
yang mengalahkan Mohammad Ahsan/Berry Berry Anggriawan
16-21 21-14 21-15 dalam tempo 1:07 menit.
jadi idola baru nih bakalnya Fajar Alfian,mainya ciamik banget tadi.
maunya sih tadi yongdae/fajar vs ahsan/kevin tapi ya sudahlah. untuk berry no coment !!!
(Djarum Superliga 2015) Wei Nan Antar Jaya Raya Jakarta Raih Posisi Tiga
“Saya merasa tampil sangat baik hari ini. Venue serta penonton juga sangat baik,” ujar Wei Nan.
Tommy Sugiarto membuka keunggulan Jaya Raya Jakarta setelah mengalahkan Sho Sasaki 21-12, 21-12. Pasangan Hendra Setiawan/Angga Pratama memperbesar keunggulan Jaya Raya Jakarta menjadi 2-0 setelah mengandaskan Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto. Hendra/Angga menang 21-19, 21-18.
Pelatih tim Jaya Raya Jakarta, Wiempie Mahardi menjelaskan, bahwa timnya belajar dari pertandingan saat semifinal dua hari lalu.
“Kami belajar dari pertandingan semifinal kemarin, dan bertekad merebut posisi tiga. Hari ini para pemain tampil maksimal,” ujar Wiempi saat konferensi pers.
Di sisi lain, Harmono Yuwono, manajer tim Tonami Jepang mengatakan bahwa penampilan anak asuhnya hari ini terbilang kurang memuaskan karena pemain sudah kelelahan.
“Penampilan hari ini terbilang kurang maksimal dibanding sebelumnya. Karena para pemain sudah lelah juga dan motivasi kurang dibanding kemarin,” tuturnya.
Bagi tim Tonami Jepang sendiri, hasil tahun ini merupakan prestasi terbaik mereka sejauh ini di ajang Superliga. Tahun ini adalah kedua kalinya tim Tonami Jepang turut serta di ajang Superliga. Di tahun pertama keikutsertaan mereka, Tonami Jepang tidak berhasil lolos ke semifinal setelah menempati urutan kelima babak penyisihan Grup B.
“Target awal kami memang lolos ke semifinal. Secara keseluruhan penampilan tim sudah bagus dan maksimal,” tutupnya.
Source: Badmintonindonesia.org
"Djarum Superliga Badminton 2015] Vita: "Ini Mungkin Superliga Terakhir Saya"
Vita Marissa dikabarkan mengalami cedera usai babak penyisihan yang
dilakoni PB Djarum di grup D Djarum Superliga Badminton 2015. Ia pun
absen membela timnya di laga semifinal kemarin (30/1). Tetapi hari ini
(31/1) Vita bersama Rosyita Eka Putri Sari sukses mengantar klubnya
untuk berada di podium ketiga turnamen yang menggelontorkan hadiah total US$ 200ribu ini.
Di lima laga penyisihan Vita bermain satu kali bersama Shendy Puspa
Irawati dan bersama Rosyita di sisa laga penyisihan. Ia berhasil
menyumbang tiga kemenangan dan mengalami dua kekalahan.
"Cedera, tetapi kalau sudah di lapangan dan main ya sudah enjoy aja. Dan
saya tidak merasa terganggu selama di lapangan. Semalam saya ditanya
pelatih, saya siap atau tidak, ya saya harus selalu siap untuk membela
klub," ujar Vita.
Vita pun bercerita bahwa ia cukup puas dengan
hasil yang diraih klubnya di Djarum Superliga Badminton 2015. "Ya saya
cukup puas dengan hasil ini, bisa juara tiga sama junior-junior saya.
Dan mungkin ini Superliga terakhir saya, mungkin tahun depan duduk di
bangku pelatih," lanjutnya.
Ia pun menilai bahwa juniornya
mampu bersaing ditengah klub-klub lain yang diperkuat lebih banyak
pemain asing. "Anak-anak lebih konsisten di tahun ini dan mampu bersaing
bersama klub lain di superliga kali ini, dan ini sudah sinyal yang
bagus, bahwa kami masih bisa terus bersaing," pungkasnya.
Source: Pbdjarum.org
Result Semi Finals Djarum Badminton Superliga 2015Djarum Badminton Superliga 2015 (30/01)
[Men's Team]
Musica Champions vs Tonami Japan
Men's Singles 1
Simon Santoso vs Sho Sasaki
21-16 21-13 0:44
Men's Doubles 1
Lee Yong Dae/Fajar Alfian vs Noriyatsu Hirata/Hirokatsu Hashimoto
21-13 19-21 21-16 1:19
Men's Singles 2
Lee Hyun Il vs Riichi Takeshita
21-18 19-21 22-24 1:12
Men's Doubles 2
Marcus Fernaldi Gideon/Wahyu Nayaka Arya P vs Keigo Sonoda/Takeshi Kamura
23-21 17-21 14-21 0-1 1:05
Men's Singles 3
Jonatan Christie vs Tatsuya Watanabe
21-16 21-16 0:39
Source: Tournamentsoftware.com
(Djarum Superliga 2015) Djarum Kudus dan Hokuto Bank Jepang Memperebutkan Posisi Tiga
Tim Djarum Kudus dan Hokuto Bank Jepang akan saling berhadapan di
perebutan posisi tiga beregu putri Djarum Superliga 2015 hari Sabtu
(30/1). Pada ajang Superliga tahun lalu, Djarum Kudus tidak berhasil
lolos ke semifinal, sedangkan bagi Hokuto Bank Jepang, ini merupakan
pertama kalinya berpartisipasi di liga.
Di babak semifinal yang digelar Jumat (29/1), Djarum Kudus kalah tipis 2-3 dari Jaya Raya Jakarta. Sedangkan Hokuto Bank Jepang kalah dari Renesas Jepang 0-3.
Menanggapi kekalahan hari ini, Fung Permadi, Manajer Tim Djarum Kudus,
menuturkan bahwa ini adalah hasil maksimal yang bisa diraih timnya.
“Ini hasil maksimal melawan Jaya Raya. Untuk persiapan besok, strategi
tidak berubah. Vita dan Dinar kemungkinan tidak diturunkan karena
cedera. Sedangkan Melati, dari awal belum pernah turun bermain.
Harapannya bisa menang langsung 3-0,” ujar Fung.
Sementara
menurut David Pohan, pelatih tim Djarum Kudus, peluang menang masih
fifty-fifty. “Peluang masih fifty-fifty. Ambil poin dari tunggal pertama
dan kedua ganda,” ujar David.
Di sisi lain, manajer tim Hokuto
Bank Jepang, Nunung Subandoro, menyatakan ini merupakan pengalaman bagus
bagi timnya, bisa melawan enam tim berbeda di ajang Djarum Superliga
2015.
“Kami senang mendapat kesempatan melawan enam tim berbeda
di sini. Ini merupakan pertama kali bermain di liga dan kami turun
dengan pemain kami sendiri,” ujar Nunung.
Menghadapi pertandingan perebutan posisi 3 besok, Nunung menyatakan akan ada perubahan dari komposisi yang diturunkan hari ini.
“Saya rasa di nomor ganda besok akan ramai. Untuk single, sayang tadi
Nagata cedera, padahal kami membawa pemain dengan jumlah terbatas. Jadi
kemungkinan akan ada yang bermain rangkap besok,” tutupnya.
Perebutan peringkat ketiga akan berlangsung Sabtu (30/1) dimulai pukul
09.00 WITA. Sedangkan babak final beregu putri berlangsung jam 14.00
WITA disiarkan secara langsung oleh Kompas TV dan K Vision.
Source: Badmintonindonesia.org
Ahsan Gembira Bertemu Lee/Ivanov
Pebulu tangkis ganda putra
pusat pelatihan nasional Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI)
Mohammad Ahsan mengaku gembira karena keinginannya bertemu Lee Yong
Dae/Vladimir Ivanov dalam turnamen Djarum Superliga Badminton 2015 telah
terwujud.
"Itu untuk menghibur saja agar atmosfer pertandingan
semakin menarik. Tapi pertandingan tadi mudah, Berry juga bermain
bagus," kata Ahsan didampingi pasangan bermainnya Berry Angriawan
selepas menang atas Lee/Ivanov di GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali, Kamis (29/1) malam.
Dalam pertandingan selama 37 menit pada hari terakhir babak penyisihan
turnamen berhadiah total 200 ribu dolar AS itu, Ahsan/Berry meraih skor
21-17 dan 21-15 dari Lee/Ivanov. Pasangan Hendra Setiawan dalam ganda
putra andalan PBSI itu mengaku banyak melakukan kesalahan saat
bertanding. Tapi, Berry yang menjadi mitranya dapat menutup kesalahan
itu sehingga mereka dapat meraih kemenangan.
"Di lapangan ada
saatnya kami kalah angin dan menang angin. Kami manfaatkan itu aja. Saat
menang angin, kami banyak menyerang lawan," kata Ahsan.
Peraih
medali emas dalam Asian Games 2014 itu tidak menyangka para penonton di
GOR Lila Bhuana justru banyak yang mendukungnya bersama Berry meski
berhadapan dengan Lee Yong Dae.
"Rasanya saya ingin terus
melompat buat ambil 'smash' karena menjadi termotivasi dan bersemangat,"
kata Ahsan tentang dukungan baginya.
Atlet berusia 27 tahun itu
berharap dapat berjumpa tim Tonami Jepang dalam babak semifinal
Superliga Badminton 2015 yang akan berlangsung Jumat (30/1).
Sementara, Berry mengatakan pengalamannya bertemu Lee/Ivanov akan
menjadi modal untuk bertanding dalam babak semifinal karena dapat
mengetahui kelebihan dan kekurangan pemain dengan peringkat tinggi.
"Saya banyak mendapat arahan dari bang Ahsan saat di lapangan. Saya
juga dapat mengukur kemampuan diri sendiri sehingga tahu ada di tingkat
mana," kata Berry yang merupakan pasangan Ryan Agung Saputra dalam
pelatnas PBSI sejak akhir 2014.
Source: Republika.co.id
Tim Putri Jaya Raya Jumpa Djarum Kudus Di Semifnal
Juara
bertahan tim putri Jaya Raya Jakarta memastikan menjadi juara group C di
Djarum Superliga Badminton 2015, setelah dipertandingan penyisihan
group terkahir yang berakhir sore tadi, Kamis (29/1) mereka menang 3-2
atas Mutiara Cardinal Bandung. Disemifinal besok, Jumat (30/1) Jaya Raya
Jakarta akan menghadapi runner up group D Djarum Kudus.
Menghadapi tim yang cukup kuat di semifinal besok, Jaya Raya Jakarta merasa tak gentar untuk melawan tim yang komposisi pemainnya cukup rata di Djarum Superliga kali ini.
“Djarum merupakan tim yang cukup kuat mengingat komposisi pemain yang
juga di huni oleh salah satu pemain dunia Sung Ji Hyun di tunggal
pertama, menjadikan ancaman bagi kami untuk harus bisa bermain lebih
fight lagi dilapangan. Yang jelas kami akan bermain all out
dipertandingan besok,” Ungkap Greysia Polii yang merupakan salah satau
atlet yang memperkuat Jaya Raya Jakarta di sektor ganda.
Disisi
lain, Joko Riadi yang merupakan salah satu pelatih tim putri Jaya Raya
Jakarta, mengaku akan berusaha mengamankan di nomor tunggal pertama dan
ketiga.
“Dipertandingan besok, kami akan berusaha mengamankan di
tunggal pertama dan terakhir. Karena diatas kertas di nomor ganda kami
masih mempunyai ganda yang cukup kuat,” Ujarnya.
Djarum Kudus
sendiri harus puas menjadi runner up group setelah di laga terakhir
melawan Renesas, tim asuhan Fung Permadi tersebut harus kalah 3-2.
Sementara itu, disemifinal putri lainnya akan mempertemukan juara group
D Renesas Jepang, menghadapi runner up group C Hokuto Bank Jepang.
Source: Djarumbadminton.com
Shesar Berpeluang Balik ke Pelatnas
Memasuki hari kelima ajang
Djarum Superliga Badminton 2015, kamis (29/1) persaingan semakin ketat.
Tak hanya permainan para atlet bulutangkis dunia yang menarik untuk
disaksikan, para pemain muda Indonesia pun patut untuk kita berikan
apresiasi.
Pasalnya, beberapa pemain muda tanah air yang turun
di turnamen berhadiah total 200 ribu dollar AS ini seperti atlet tunggal
putra Jonatan Christe (Musica Champions Kudus), Ihsan Maulana Mustofa (Djarum
Kudus), dan Shesar Hiren Rhustavito (USM Blili), mampu menyaingi
lawan-lawanya pada saat bertanding mewakili klub yang dibelanya.
Seperti Achmad Budiharto, yang merupakan Wasekjen PP PBSI yang juga
menjabat Direktur Superliga Badminton 2015 kali ini, mengakui jika
penampilan bibit-bibit muda berbakat tanah air yang turun di Djarum
Superliga kali ini mampu bersaing dengan para pemain dunia.
“Tentunya saya dari awal selalu mengamati dan mencari para atlet-atlet
muda berbakat untuk bisa menjadi regenerasi para pemain seniornya,”
Ungkapnya.
Ketika disinggung sejauh mana misi mencari bibit muda berbakat tersebut, ia pun menjawab sudah ada yang di incar.
“Ada beberapa atlet yang membuat saya terkagum melihat penampilannya
sejauh ini di Djarum Superliga. Seperti Shesar Hiren yang pada saat
melawan Tanongsak dari klub Jaya Raya, ia mampu menyaingi permainan
atlet asal Thailand tersebut, dan mungkin ia salah satu atlet muda yang
kami amati kembali untuk bisa bergabung bersama Pelatnas, namun kita
lihat lagi penampilannya dibeberapa turnamen kedepan,” Pungkasnya.
- See more at: http://www.djarumbadminton.com/…/djarum-superliga-badmint…/…
Source: Djarumbadminton.com
(Djarum Superliga 2015) Tak Penuhi Target, Hiqua Wima Surabaya Lakukan Evaluasi
Tim Hiqua Wima Surabaya dipastikan tersingkir dan gagal mengulang
prestasi mereka tahun lalu. Di ajang Djarum Superliga 2015 ini, Hiqua
Wima Surabaya finis di peringkat 5 klasemen grup B. Padahal di gelaran
Djarum Superliga tahun lalu, Hiqua Wima Surabaya berhasil menjadi
peringkat 3.
Manajer Tim Hiqua Wima Surabaya, Ferry Stewart mengatakan bahwa hasil ini tidak sesuai dengan terget yang ditetapkan
sebelumnya dan akan melakukan evaluasi terhadap tim. Ia pun menambahkan
meskipun secara prestasi, capaian tim menurun, namun secara teknik ada
peningkatan.
“Hasil ini
tidak sesuai dengan target awal. Kami akan melakukan evaluasi,” tutur
Ferry. “Tahun ini, secara prestasi memang menurun. Tapi secara teknik
mengalami peningkatan. Dan untuk sektor ganda pun semuanya adalah
pasangan Pelatnas dan non-Pelatnas dimana mereka belum pernah berlatih
bersama sebelumnya. Tahun lalu sektor ganda cukup solid dimana ada
Selvanus, Ronald, Ade, Riky yang merupakan penghuni Pelatnas dan sudah
sering latihan bersama di Pelatnas,” tambah Ferry saat ditemui di GOR
Lila Bhuana.
Di pertandingan terakhir, Hiqua Wima Surabaya
mengalahkan USM Blibli 3-2. Sebelumnya, Hiqua Wima Surabaya kalah 2-3
dari Mutiara Cardinal Bandung, kembali kalah dari Jaya Raya Jakarta 0-5,
dan menyerah 1-4 dari Tonami Jepang.
Source: Badmintonindonesia.org
"Lee Yong-dae Effect" di GOR Lila Bhuana
Bintang bulu tangkis
asal Korea Selatan, Lee Yong-dae, menjalani laga perdana pada Djarum
Superliga Badminton 2015. Membela Musica Champion Kudus, Lee yang
berpasangan dengan Vladimir Ivanov menundukkan Rian Agung Saputro/Tri
Kusumawardhana (Suryanaga Surabaya) 21-15, 21-15, Selasa (27/1/2015).
Berpasangan untuk kali pertama dengan Ivanov, Lee beberapa kali
melakukan kesalahan yang normalnya tidak dia lakukan ketika berpasangan
dengan Yoo Yeon-seong, partnernya di persaingan profesional.
"Bermain bersama Ivanov rasanya unik dan menyenangkan. Kerja sama yang menyenangkan," kata Lee seusai pertandingan.
Kahadiran Lee ini juga membawa efek banyaknya penonton yang datang ke
GOR Lila Bhuana untuk menyaksikan Djarum Superliga. Saat diperkenalkan
dan memasuki lapangan, pemain 26 tahun tersebut mendapat sambutan meriah
dari penonton GOR berkapasitas 1.500 penonton tersebut.
Beberapa
kali saat jeda permainan, di pinggir lapangan Lee mengangkat kausnya
hingga setengah badan karena kondisi stadion yang memang agak panas.
Bisa ditebak, jeritan para penonton perempuan pun berkumandang.
Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh beberapa penonton untuk memotret pemain ganda nomor satu dunia tersebut.
Seusai meraih kemenangan dan bersalaman dengan pemain lawan serta
wasit, Lee melambaikan tangan kepada penonton yang sudah memberikan
dukungan. Otomatis, Lila Bhuana kembali bergema.
Source: Kompas.com
Ariel "NOAH" dan Iwan Fals Akan Ramaikan Djarum Superliga
Dua
penyanyi papan atas Indonesia, Ariel "NOAH" dan Iwan Fals, akan
meramaikan gelaran Djarum Superliga Badminton 2015 yang berlangsung di
GOR Lila Bhuana Denpasar, Bali, 25 Januari-1 Februari.
Ariel dan
Iwan direncanakan turun pada partai ekshibisi yang digelar setelah
partai ketiga laga semifinal putra, Jumat (30/1/2015).
"Ariel sudah pernah ikut bermain dalam program 'Angkat Raketmu'.
Setelah itu dia bilang kalau dia bisa bantu buat Indonesia, kenapa
tidak," kata Bambang Roedyanto, Event Manager Djarum Superliga.
Ariel dan Iwan akan turun pada partai three on three. "Pertandingan akan
melibatkan dua artis, dua legenda, dan dua pemain bintang," tambah
Roedy.
Dua pemain legenda yang disiapkan adalah Eddy Hartono dan
Tri Kusharyanto. "Satu pemain bintang sudah pasti Lee Yong-dae. Satu
lagi antara Mohammad Ahsan, Vladimir Ivanov, atau Hendra Setiawan," ucap
Roedy.
Source: Kompas.com
[Djarum Superliga Badminton 2015] Kenapa Rosyita Dipanggil Inem?
Atlet spesialis ganda binaan PB Djarum, Rosyita Eka Putri Sari kembali
turun di laga ketiga Djarum Superliga Badminton 2015. Di laga keduanya
bersama Vita Marissa, Rosyita sukses menyumbangkan angka setelah
berhasil menghentikan perlawanan Devi Tika Permatasari/Kehsya Hanadia
Nurvita yang membela Suryanaga Surabaya.
Rosyita/Vita baru bisa menyudahi pertandingan setelah dipaksa berjibaku dalam tiga game, 21-11, 15-21 dan 21-17.
"Di game pertama posisi kami lebih enak untuk bisa mengatur bola,
sementara di game kedua kami kesulitan untuk mengatasi keadaan angin
jadinya banyak bola yang terlalu panjang dan out, saya juga sempat
ngeblank beberapa kali. Di game ketiga juga sudah sempat tertinggal
cukup jauh, dari sana saya pribadi bertekad main nekat saja," ujarnya
bercerita usai laga.
Terlepas dari kemenangan Vita/Rosyita dan
membawa PB Djarum untuk sementara unggul atas Suryanaga Surabaya, ada
yang unik. Atlet yang berkampung halaman di Sleman, Yogyakarta ini biasa
dipanggil Inem. Padahal dari panjang namanya, nama lengkapnya sama
sekali tidak ada suku kata Inem.
"Dulu awalnya dikasih nama
panggilan ini pas masuk PB Djarum, waktu itu ada asisten pelatih yang
bilang kalau semua atlet disini punya panggilan. Keluarga saya biasa
memanggil saya Ros, tapi katanya terlalu bagus, jadi dari sana dikasih
nama Inem, eh akhirnya semua orang manggil saya Inem," ceritanya.
Rosyita mengaku sempat malu dan canggung dipanggil Inem, tapi semakin lama ia sudah menjadi tidak aneh dipanggil Inem.
"Yah mungkin nama panggilan ini juga bawa Hoki, seperti Liliyana Natsir
yang akhirnya akrab dipanggil Butet, ya semoga bisa seperti Butet,"
ujarnya sambil tertawa.
Rosyita sendiri adalah putri pertama dari
tiga bersaudara, sebelum berlabuh di PB Djarum pada tahun 2011, Rosyita
memulai karir bulutangkisnya di Balai Desa tempat dirinya tinggal.
"Sempat lama berlatih di balai desa, di PB Purnama. Setelah itu sempat
juga berlatih di Pusdiklat Yogyakarta berlatih bersama Mas Trikus (Tri
Kurharjanto) dan Tante Fina (Finarsih)," sambungnya.
Ia pun mengaku bahwa dirinya lah yang ingin bermain di sektor ganda.
"Dulu memang capek kayaknya main tunggal, terus temponya lama. Kalau
ganda kan temponya lebih cepat, jadinya pas masuk PB Djarum saya
memutuskan untuk main ganda," pungkasnya.
Rosyita berhasil meraih
dua medali perak di Kejuaraan Dunia Junior 2014 lalu, bersama Muhammad
Rian Ardianto di ganda campuran bersama Apriani di ganda putri. Tahun
ini ia pun tengah membidik target baru dengan pasangannya yang baru,
Della Destiara Haris setelah sebelumnya Rosyita bertarung di bulutangkis
dunia bersama Maretha Dea Geovani.
Source: Pbdjarum.org, www.facebook/BadmintonNewsFlash
Firman senang bisaa imbangi Sasaki
Firman Abdul Kholik mengaku senang bisa mengimbangi pemain senior
asal Jepang Sho Sasaki saat
“Senang sudah bisa ngimbangi permainan senior yang sudah banyak pengalaman bermain dikelas dunia. Kapan lagi bisa melawan pemain berkelas seperti dia. Walaupun kalah, tapi saya tetap bersyukur dan akan mengambil pengalaman dari pertandingan tadi.” Ungkap pemain kelahiran Banjar 11 Agustus 1997 itu.
Tampil ngotot di game pertama, Firman mampu mencuri game pertama tersebut dengan skor 21-16. Di game kedua, ia mengaku kalah start dari Sasaki dan terpaut angka yang cukup jauh dan kesulitan untuk mengejar hinggga akhirnya kalah di game kedua dengan skor 18-21. Dan di game ketiga pun Firman tak mampu untuk bisa kembali bermain seperti di game pertama hingga akhirnya kalah dengan skor 12-21.
“Sayang sekali seharusnya saya tidak kalah start di game kedua. Namun perbedaan angka yang cukup jauh saya tertinggal menjadikan sulit sekali untuk saya kejar. Dan di game ketiga pun stamina saya sudah semakin berkurang ” Tambahnya.
- See more at: http://www.djarumbadminton.com/…/firman-senang-bisa-imban…/…
Source: Djarumbadminton.com
(Djarum Superliga 2015) Djarum Kudus Petik Kemenangan Sempurna

Tim Djarum Kudus, baik putra maupun putri, meraih hasil gemilang di
pertandingan kedua mereka di Djarum Superliga 2015. Tim putri menang
telak atas Jaya Raya New Star dengan skor 5-0, sementara tim putra
menang atas Granular Thailand 5-0.
Tim putra Djarum Kudus sempat
kecolongan satu game saat Mohammad Ahsan/Berry Angriawan berhadapan
dengan Chayut Triyachart/Watchara Buranakuea. Beruntung, Ahsan/Berry
bisa membalikkan keadaan dan menang dengan skor 21-14,19-21, 21-13.
“Saat set kedua, lawan mengubah pola permainan dan kami kurang siap
untuk mengantisipasi hal itu. Tempo permainan kami juga melambat di set
kedua,” komentar Ahsan saat konferensi pers.
Di pertandingan hari
ini, Djarum Kudus menurunkan pemain asing yang dikontrak asal Korea
Selatan, Son Wan Ho. Son Wan Ho berhasil mengemban tugas untuk meraih
poin setelah mengandaskan Moh. Arif Bin Abd. Latif dengan skor 21-19,
21-15.
Fung mengaku sudah cukup puas dengan penampilan Son hari
ini, meskipun ia mengatakan Son terlihat kesulitan untuk penyesuaian
karena ini merupakan pertandingan pertama Son di Djarum Superliga 2015.
“Son masih butuh waktu untuk adaptasi, karena udara di sini cukup
panas. Di Korea sendiri saat ini suhunya -5 derajat,” komentar Fung.
Son pun mengaku sedikit kecewa dengan penampilannya hari ini. Namun ia
berharap bisa bermain lebih baik di pertandingan selanjutnya.
“Ini penampilan pertama saya. Udara cukup panas, saya juga tegang. Tapi
saya berharap pertandingan selanjutnya lebih baik daripada hari ini,”
tutur Son.
Source: Badmintonindonesia.org
(India Open Grand Prix Gold 2015) Riky/Richi Rebut Gelar Perdana di 2015
Ganda campuran Indonesia, Riky Widianto/Richi Puspita Dili berhasil
merebut gelar perdananya di tahun 2015, pada Syed Modi International
Badminton Championships 2015, Minggu (25/01). Di turnamen level grand
prix gold ini, Riky/Richi mengandaskan wakil tuan rumah, Manu Attri/K.
Maneesha, dengan skor 21-12 dan 21-17.
“Pastinya senang sekali, bisa merebut gelar di awal tahun. Semoga ke depannya bisa memberikan yang terbaik buat Indonesia,” kata Richi.
"Gelar ini secara pribadi saya persembahkan untuk ibu yang kemarin
berulang tahun,” tambah atlet yang juga merupakan mahasiswi jurusan
Akuntansi Perpajakan, Fakultas Ekonomi, Universitas Trisakti tersebut.
Perjalanan Riky/Richi sebagai unggulan pertama turnamen tak bisa
dibilang mulus begitu saja. Menurut pelatihnya, Edwin Iriawan, lawan
cukup berat ditemui Riky/Richi di semifinal. Dimana keduanya berhadapan
dengan ganda terbaik Malaysia, Chan Peng Soon/Lai Pei Jing.
“Kunci Riky/Richi bisa juara dan lawan terberat ada di semifinal. Dimana
keduanya harus lawan ganda campuran nomor satu Malaysia. Lolos dari
semifinal kita semakin mudah, karena lawan relatif lebih ringan. Manu
Attri dan Maneesha dulu anak buah saya,” ujar Edwin yang pernah melatih
tim bulutangkis India tersebut.
Riky/Richi mengalahkan Chan/Lai dua game langsung, 21-16 dan 21-12 dalam waktu 31 menit.
“Secara permainan dari babak awal sampai final, Riky/Richi tampil bagus
ya. Mereka tampil stabil dan percaya diri. Di final, secara kualitas
Riky/Richi ada di atas lawan. Sepanjang permainan Riky/Richi selalu
dapat menekan lawan,” tambah Edwin saat dihubungi badmintonindonesia.org.
Babak pertama dan kedua, Riky/Richi mengalahkan dua ganda campuran
India, Tarun Kona/N. Sikki Reddy dan Kanish Sharma/Ritu Vinayak.
Selanjutnya di perempat final, Riky/Richi mengalahkan pemain Malaysia,
Wong Fai Yin/Chow Mei Kuan, rubber game, 17-21, 21-18 dan 21-17.
“Di undian paruh bawah tadinya ada ganda campuran Singapura yang
kemungkinan masuk final, Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo. Tapi
ternyata mereka kalah di babak dua, karena Danny mengalami cedera,” kata
Edwin.
“Ke depannya semoga ini bisa jadi modal kepercayaan diri
mereka menghadapi tur Eropa, di All England dan Swiss,” kata Edwin lagi.
Source: Badmintonindonesia.org, www.facebook/BadmintonNewsFlash
Result Lengkap Day 2 Group Stage Djarum Superliga Badminton 2015 (26/01)
Women's Team - Group C
USM Blibli 1 vs 4 Gifu Trcky Panders
WS1
Fitriani vs Yip Pui Yin
14-21 18-21 0:35
WD1
Ririn Amelia/Marshella Gischa Islami vs Cheng Wen Hsing/Rie Etoh
17-21 11-21 0:33
WS 2
Devi Yunita Indah Sari vs Saya Yamamoto
11-21 14-21 0:30
WD2
Debby Susanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Aoi Matsuda/Serina Matsui
21-13 21-14 0:30
WS3
Arinda Sari Sinaga vs Arisa Hashizume
17-21 21-12 10-21 0:45
Men's Team - Group A
Suryanaga Surabaya 3 vs 2 Granular Thailand
MS1
Alamsyah Yunus vs Moh. Arif Bin Abd. Latif
21-14 21-13 0:34
MD1
Rian Agung Saputro/Tri Kusumawardhana vs Koo Kean Keat/Chayut Triyachart
21-17 21-13 0:23
MS2
Kenta Matsumura vs Prinyawat Thongnuam
20-22 14-21 0:33
MD2
Alvent Yulianto Chandra/Ronald Alexander vs Pakkawat Vilailak/Moh. Arif Bin Abd. Latif
15-21 18-21 0:25
MS3
Fauzi Adnan vs Tawan Huansuria
21-18 21-12 0:41
Men's Team - Group B
USM Blibli 3 vs 2 Mutiara Cardinal Bandung
Men's Singles 1
Reksy Aureza Megananda vs Firman Abdul Kholik
21-12 16-21 21-19 1:00
MD1
Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan vs Ricky Karanda Suwardi/Hardianto
15-21 21-15 9-21 0:47
MS2
Kho Henrikho Wibowo vs Vega Vio Nirwanda
21-19 21-14 0:33
MD2
Kenas Adi Harjanto/Hantoro vs Altof Barriq/Reinard Dhanriano
19-21 21-13 21-16 0:49
MS3
Shesar Hiren Rhustavito vs Eska Rifan Jaya
21-12 21-12 0:31
Men's Team - Group B
Jaya Raya Jakarta 5 vs 0 Hiqua Wima
MS1
Tommy Sugiarto vs Anthony Ginting
21-18 18-21 21-12 0:58
MD1
Hendra Setiawan/Angga Pratama vs Ade Yusuf Santoso/Risky Hidayat Ismai
21-16 16-21 21-13 0:45
MS2
Nan Wei vs Panji Akbar
24-22 21-15 0:38
MD2
Markis Kido/Agripinna Putra Rahmanto vs Muh. Ulinnuha/Riyo Arief A
21-17 21-11 0:21
MS3
Tanongsak Saensomboonsuk vs Rizki Antasari
21-15 21-15 0:24
Women's Team - Group D
Djarum Kudus 4 vs 1 Granular Thailand
WS1
Sung Ji Hyun vs Rusydina Antardayu Riodingin
21-13 21-14 0:33
WD1
Vita Marissa/Shendy Puspa Irawati vs Duanganong Aroonkesorn/Natcha Saengchote
14-21 12-21 0:23
WS2
Maria Febe Kusumastuti vs Sarita Suwannakitborihan
21-13 21-18 0:34
WD2
Jenna Gozali/Komala Dewi vs ataimas Muenwong/Chayanit Chaladchalam
18-21 21-16 21-17 0:57
WS3
Dinar Dyah Ayustine vs Kuljira Khongdee
21-11 21-17 0:29
Women's Team - Group C
Mutiara Cardinal Bandung 1 vs 4 Hakuto Japan
WS 1
Nichaon Jindapon vs Kusunose Yuka
21-23 22-20 20-22 1:04
WD2
Suci Rizky Andini/Tiara Rosalia Nuraidah vs Nagahara Wakana/Mastumoto Mayu
13-21 12-21 0:29
WS2
Hana Ramadhini vs Nagata Rei
21-13 21-19 0:37
WD2
Gebby Ristiyani Himawan/Melvira Oklamona vs Yonemoto Koharu/Tanaka Shiho
14-21 22-24 0:39
WS3
Gregoria Mariska vs Matsumoto Mayu
22-24 21-19 18-21 0:53
Men's Team - Group A
PB. Musica Champion 5 vs 0 Hitachi Japan
MS1
Chou Tien Chen vs Koji Naito
21-15 21-19 0:41
MD1
Marcus Fernaldi Gideon/Fajar Alfian vs Hendra Aprida Gunawan/Kazuaki Oshima
21-16 21-15 0:27
MS2
Simon Santoso vs Yuki Umino
21-10 21-8 0:27
MD2
Wahyu Nayaka Arya P/Edi Subaktiar vs Yuta Yamasaki/Tomoki Mitsuhashi
15-21 21-17 21-16 1:00
MS3
Jonatan Christie vs Naohiro Matsukawa
21-15 21-13 0:33
Women's Team - Group D
PB. Jaya Raya Newstar 1 vs 4 Suryanaga Surabaya
WS1
Ruselli Hartawan vs Aprilia Yuswandari
21-18 21-14 0:34
WD1
Jauza Fadhila Sugiarto/Sheila Devi Aulia vs Devi Tika Permatasari/Keshya Nurvita Hanadia
17-21 16-21 0:35
WS2
Gabriela Meilani Moningka vs Febby Angguni
10-21 18-21 0:43
WD2
Apriani/Weni Anggraini vs Meliana Jauhari/Ni Ketut Mahadewi
18-21 15-21 0:31
WS3
Priskila Siahaya vs Mayu Sekiya
13-21 21-15 12-21 0:53
Source: Djarumbadminton.com
Line up Day 2 Group Stage (Session 2) Djarum Superliga Badminton 2015 (26/01)
[Group D - Women's Team]
Djarum Kudus vs Granular Thailand
Women's Singles 1
Sung Ji Hyun vs Rusyidina Antardayu Riodingin
Women's Doubles 1
Vita Marissa/Shendy Puspa Irawati vs Duanganong Aroonkesorn/Natcha Saengchote
Women's Singles 2
Maria Febe Kusumastuti vs Sarita Suwannakitborihan
Women's Doubles 2
Jenna Gozali/Komala Dewi vs Pataimas Muenwong/Chayanit Chaladchalam
Women's Singles 3
Dinar Dyah Ayustine vs Kuljira Khongdee
[Group B - Men's Team]
Jaya Raya Jakarta vs Hiqua Wima
Men's Singles 1
Tommy Sugiarto vs Anthony Sinisuka Ginting (PB. HI-QUA Wima Surayabaya)
Men's Doubles 1
Hendra Setiawan/Angga Pratama vs Ade Yusuf Santoso/Risky Hidayat Ismail
Men's Singles 2
Wei Nan vs Panji Akbar
Men's Doubles 2
Markis Kido/Agripinna Putra Rahmanto vs Muh. Ulinnuha/Riyo Arief A
Men's Singles 3
Tanongsak Saensomboonsuk vs Rizki Antasari
[Group C - Women's team]
Mutiara Cardinal Bandung vs Hakuto Japan
Women's Singles 1
Nichaon Jindapon vs Kusunose Yuka
Women's Doubles 1
Tiara Rosalia Nuraidah/Suci Rizky Andini vs Nagahara Wakana/Matsumoto Mayu
Women's Singles 2
Hana Ramadhini vs Nagata Rei (Hokuto Bank Japan)
Women's Doubles 2
Gebby Ristiyani Himawan/Melvira Oklamona vs Yonemoto Koharu/Tanaka Shiho
Women's Singles 3
Gregoria Mariska vs Matsumoto Mayu
Source: Djarumbadminton.com
Gelar Pertama untuk Indonesia
NEWS FLASH
Akhirnya!!! Gelar pertama bagi Indonesia di tahun 2015 datang juga!
Pasangan ganda campuran Riky Widianto/Richie Puspita Dili berhasil
menjadi penyumbang gelar juara pertama bagi Indonesia di tahun 2015. RR
sukses menjadi kampiun India GPG usai mampu menaklukan wakil tuan rumah.
Mixed Doubles
Riky Widianto/Richi Dili Puspita [1][INA] vs Manu Attri/Maneesha K. [IND]
21-17 21-17 0:34
Source: www.facebook/BadmintonNewsFlash
Junior vs Senior
NEWS FLASH
Pebeulutangkis muda Indonesia, Fitriani, baru saja
menyumbangkan poin bagi tim-nya, USM Blibli. Fitri sukses menundukkan
seniornya, Adrianti Firdasari dari Jaya Raya Jakarta.
Jaya Raya Jakarta 0 vs 1 USM Blibli
Women's Singles 1
Adriyanti Firdasari vs Fitriani
13-21 12-21
Result Day 1 Group Stage (Session 1) Djarum Superliga Badminton 2015 (25/01)
Group B - Men's Team
Hiqua Wima 2 vs 3 Mutiara cardinal Bandung
Men's Singles 1
Anthony Sinisuka Ginting vs Firman Abdul Kholik
13-21 18-21 0:40
Men's Doubles 1
Ade Yusuf Santoso/Muh. Ulinnuha vs Ricky Karanda Suwardi/Hardianto
15-21 16-21 0:35
Men's Singles 2
Febriyan Irvannaldy vs Panji Ahmad maulana
23-21 21-18
Men's Doubles 2
Risky Hidayat Ismail/Riyo Arief A vs Altof Barriq/Reinard Dhanriano
13-21 23-25 0:35
Men's Singles 3
Panji Akbar vs Eska Rifan Jaya
21-13 21-17 0:36
Group A - Men's team
Hitachi Japan 2 vs 3 Granular Thailand
Men's Singles 1
Ryotaru Maturo vs Moh. Arif bin Abd. Latif
14-21 13-21 0:33
Men's Singles 2
Koji Naito vs Parinyawat Thongnuam
16-21 11-21 0:31
Men's Singles 3
Naohiro Matsukawa vs Warut Tankmanustong
20-22 21-17 17-21 0:40
Men's Doubles 1
Kazuaki Oshima/Yuki Umino vs Pakkawat Vilailak/Watchara Buranakuea
21-18 16-21 21-15 0:45
Men's Doubles 2
Flandy Limpele/Tomoki Mitsuhashi vs Tawan Huansuria/Takdanai Boonrawd
21-19 21-18 0:31
Group C - Women's Team
Hakuto Japan 3 vs 2 Gifu Tricky Pandar
Women's Singles 1
Yuka Kusonose vs Aoi Matsuda
21-16 13-21 21-12 0:55
Women's Singles 2
Nagata Rei vs Saya Yamamoto
21-16 19-21 14-21 0:47
Women's Singles 3
Tanaka Shiho vs Arisa Hashizume
16-21 23-21 21-18 1:00
Women's Doubles 1
Nagahara Wakana/Matsumoto Mayu vs Cheng Wen Hsing/Rie Etoh
19-21 15-21 0:43
Women's Doubles 2
Yonemoto Koharu/Tanaka Shiho vs Aoi Matsuda/Serina Matsui
21-11 23-21 0:33
Source: Tournamentsoftware.com, www.facebook/BadmintonNewsFlash
Sony Dwi Kuncoro: Kekuatan Kami Rata dan Komplet
Salah satu kekuatan tim putra Jaya Raya Jakarta pada ajang Djarum
Superliga 2015 yang akan berlangsung di Denpasar, Bali, 25 Januari-1
Februari, adalah Sony Dwi Kuncoro.
Pemain senior Indonesia
tersebut akan bahu-membahu dengan beberapa nama besar, di antaranya
Tommy Sugiarto, Wei Nan (Hongkong), Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand),
Hendra Setiawan, dan Markis Kido.
Mereka akan bersaing dengan sembilan tim lainnya, termasuk sang juara
bertahan Musica Champion Kudus, yang akan diperkuat pemain ganda nomor
satu dunia Lee Yong-dae (Korea).
"Banyak yang bilang Jaya Raya
adalah kandidat juara. Kekuatan kami merata dan komplet. Kami punya dua
pemain asing yang semua bisa dimainkan di nomor tunggal. Nomor ganda
kami juga kuat," terang Sony yang sehari-harinya bergabung di klub
Tjakrindo Master Surabaya.
Setiap klub lokal yang bersaing di
Djarum Superliga memang diperbolehkan untuk memakai jasa pemain asing,
tetapi maksimal hanya dua yang bisa dimainkan dalam setiap pertandingan.
Selain akan berjuang demi membawa Jaya Raya meraih gelar juara, Sony
juga mengusung misi pribadi di turnamen yang memasuki penyelenggaraan
kelima tersebut.
"Djarum Superliga ini jadi kesempatan saya untuk
menambah jam terbang, sebagai bekal di turnamen-turnamen besar dan
meraih poin untuk memperpaiki ranking saya yang merosot," aku ayah dua
anak tersebut.
Rencana Sony setelah memperkuat Jaya Raya di
Djarum Superliga adalah mengikuti turnamen di Jerman dan Swiss yang
masuk kategori Grand Prix Gold.
Source: Kompas.com, www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
Total dan BWF - Energi Baru di Bulutangkis
Perusahaan energi raksasa Total menjadi partner BWF sebagai sponsor
utama di mayoritas tournament besar BWF untuk mempromosikan bulutangkis
dan memperkuat keberadaannya di Asia-Pasifik.
Federasi
Bulutangkis Dunia (BWF) dan perusahaan energi raksasa, Total, beberapa
hari lalu mengumumkan kerjasama dengan nilai jutaan dollar untuk
mensponsori semua tournament utama BWF dan tournament MetLife BWF World
Superseries dari tahun 2015 hingga 2018.
Kesepakatan ini
menjadikan nama Total tercantum di titel kejuaraan mayoritas tournament
BWF – dimulai dengan TOTAL BWF World Championships tahun ini di
Jakarta, Indonesia – termasuk TOTAL BWF Thomas & Uber Cup Finals dan
TOTAL BWF Sudirman Cup. Kerjasama ini merupakan hal yang baru untuk
Total yang sebelumnya fokus mensponsori aktivitas cabang olahraga balap
mobil.
Presiden BWF Poul-Erik Hoyer menyambut kerjasama baru ini
sebagai “natural fit”dimana Total sebagai salah satu produk industri
global energi sekarang bekerjasama dengan bulutangkis yang merupakan
olahraga raket tercepat yang juga membutuhkan stamina yang luar biasa.
Hal ini sesuai dengan produk Total yang mempunyai slogan "penampilan
bertenaga dengan teknologi muktahir terutama ketahanannya".
“Dengan bangga saya mengumumkan kerjasama dengan perusahaan global
seperti Total yang telah memberi kepercayaan kepada bulutangkis untuk
membawa pesan serta nilai perusahaan. Saya juga meyakini bahwa
bulutangkis juga akan diuntungkan dari kerjasama ini lewat prinsip
perusahaan yang kuat serta profil korporat Total,”
“Baik
bulutangkis dan Total saat ini sedang berkembang secara global dan
berbagi nilai inti seperti kesempatan yang seimbang, integrasi lokal dan
inovasi yang berkelanjutan. Ini adalah sebuah kerjasama yang sangat
mendukung kami dalam level filosofi yang kuat dan mencerminkan bagaimana
kami menginginkan gambaran bulutangkis di pasaran. BWF mengharapkan
sebuah hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan bersama rekan
terbaru kami,”
“Kami sangat senang bisa menjadi perusahaan energi
global pertama yang bisa bekerja sama dengan BWF untuk mempromosikan
bulutangkis. Pertandingan kelas dunia yang menampilkan pemain dan tim
terbaik serta dibintangi atlet elit dari berbagai belahan dunia. Apalagi
hampir 80 persen peraih medali bulutangkis di Olimpiade berasal dari
Asia-Pasifik, daerah dimana Total berkomitmen untuk memperkuat
keberadaan kami," kata François Dehodencq, Senior Vice President Total
Marketing & Services Asia Pacific.
"Total yang berkomitmen
untuk memberikan peforma yang luar biasa dan ketahanan dari mesin mobil
dengan TOTAL QUARTZ lubrikan mengidentifikasi bulutangkis sebagai
permainan ketahanan atletik, sejalan dengan peran global aktif kami
dalam performa dan ketahanan di balap mobil," tutur Stéphane
Lagrueelaborated, Total Marketing & Services Asia Pacific.
"Dengan rangkaian turnamen puncak bulutangkis internasional serta
ketertarikan yang kuat dari publik, terutama dari kawasan ini. Kami
ingin diasosiasikan dengan event olahraga yang sudah terbangun dengan
baik dan bekerjasama dengan BWF untuk menguntungkan kedua belah pihak,"
tutup Stéphane
Source : Badmintonindonesia.org, www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
hot newwss
DJARUM SUPERLIGA 2015
Berikut info-info penting mengenai Djarum Superliga 2015. Check this out!
• Pertandingan diselenggarakan di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali. GOR ini masih satu kawasan dengan GOR Ngurah Rai.
• Djarum Superliga dilangsungkan mulai tanggal 25 Januari hingga 1 Februari 2015.
• Partai semifinal akan disiarkan secara langsung di K Vision, sedangkan final akan disiarkan oleh Kompas TV dan K Vision
• Harga tiket untuk pertandingan babak penyisihan adalah Rp 5.000 dan
untuk partai semifinal-final berharga Rp 20.000. Live streaming di www.djarumbadminton.com
Hayuk warga Bali sekitarnya, ada yang mau berencana nonton secara langsung? Atau ada rencana mau buat nonton bareng?
Untuk yang gabisa nonton langsung, masih bsia kok srimingan tongue emotikon
Source: Badminton_INA, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
All England 2015
Daftar Pasangan Baru di Turnamen Yonex Al England Open Superseries Premier 2015 (3-8 Maret)
[Men's Doubles]
• Ko Sung Hyun/Sol Kyu Choi [KOR]
• Kevin Sanjaya Sukamuljo/Gideon Markus Fernaldi [INA]
[Women's Doubles]
• Bao Yixin/Tang Yuanting [CHN]
• Chang Ye Na/Jung Kyung Eun [KOR]
• Tang Jianhua/Zhong Qianxin [CHN]
• Kim So Yeong/Chae Yoo Jung [KOR]
• Della Destiara Haris/Rosyita Putri Eka Sari [INA]
• Suci Rizki Andini//Mareta Dea Giovani [INA]
• Audrey Fontaine/Sabrina Jaquet [FRA/SUI]
[Mixed Doubles]
• Kim Gi Jung/Shin Seung Chan [KOR]
• Lim Khim Wah/Amelia Alicia Anscelly [MAS]
• Ivan Sozonov/Ekaterina Bolotova [RUS]
• Keigo Sonoda/Reika Kakiiwa [JPN]
• Gideon Markus Fernaldi/Nitya Krishinda Maheswari [INA]
Pasangan mana yang paling kalian tunggu aksinya??
Source : Bwfbadminton.org, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
si kece Lee Yong Dae
[Djarum Superliga Badminton 2015] Lee Yong Dae Latihan di GOR Djarum Jakarta
GOR PB Djarum yang terletak di Petamburan, Jakarta Barat mendapat tamu
istimewa pada Rabu (21/1) kemarin. Adalah Lee Yong Dae dan beberapa
pemain yang akan memperkuat Musica Champion di Djarum Superliga turut
berlatih di GOR yang telah membesarkan pebulutangkis PB Djarum.
Tim Musica Champion memulai sesi latihan sekitar pukul 15.30 WIB sore,
selepas mereka hadir di konferensi pers Djarum Superliga yang
digelar di Kempinski Ball Room, Jakarta Pusat. Kehadiran pebulutangkis
papan atas asal Korea itu selain untuk berlatih bersama juga untuk
menandatangani kerjasama Lee dengan Musica Champion.
Selain Lee, turut pula hadir pemain Indonesia yang didaulat untuk
membela juara bertahan Djarum Superliga itu. Fajar Alfian, Wahyu Nayaka
Arya Pankaryanira serta Marcus Fernaldi Gideon tampak melakukan latih
tanding. Dalam pertandingan ini, Lee berduet dengan pemain muda Pelatnas
asal PB SGS PLN, Fajar.
Saya senang sekali bisa turut dalam Superliga kali ini, saya sangat menanti pertandingan nanti," ujar Lee.
Ini merupakan kali pertama peraih medali Olimpiade termuda itu ambil
bagian. Tahun sebelumnya, Musica Champion memang sempat melakukan
pendekatan kepada Lee. "Tahun lalu kami sempat melakukan pendekatan,
tetapi akhirnya baru tahun ini kami bisa membawa Lee. Di tahun
sebelumnya kami diperkuat oleh Lee Chong Wei," ujar manajer tim Musica
Champion, Effendy Widjaja.
"Saya jarang mengikuti turnamen
seperti Superliga. Ini pun pertama kalinya saya bermain di Indonesia
diluar turnamen lain seperti Super Series," tutur Lee.
Kesempatan
ini pun tak disia-siakan oleh atlet-atlet Petamburan, tampak usai
mengikuti latihan, beberapa atlet PB Djarum terlihat serius menyaksikan
Lee dan rekan-rekannya berlatih. Tampak Jeka Wiratama dan Akbar Sudrajat
serius memperhatikan permainan Lee, sementara itu beberapa atlet putri
memanfaatkan moment ini untuk sekedar meminta foto bersama.
Source: Pbdjarum.org, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
daftar tim puteri
DJARUM SUPERLIGA 2015
Skuad List:
[Putri]
1. Jaya Raya Jakarta
• Ratchanok Intanon
• Adrianti Firdasari
• Busanan Ongbumrungpan
• Bellaetrix Manuputty
• Greysia Polii
• Nitya Krishinda M
• Rizki Amelia Pradipta
• Pia Zebadiah Bernadeth
• Anggia Shitta Awanda
• Della Destiara Haris
2. Djarum Kudus
• Sung Ji Hyun
• Maria Febe Kusumastuti
• Dinar Dyah Ayustine
• Intan Dwi Jayanti
• Vita Marissa
• Shendy Puspa Irawati
• Melati Daeva Oktavianti
• Rosyita Eka Putri Sari
• Komala Dewi
• Jenna Gozali
3. Renesan Japan
• Satoko Suetsuna
• Miyuki Maeda
• Reika Kakiiwa
• Mizuki Fujii
• Kana Ito
• Yui Miyauchi
• Naoko Fukuman
• Ayumi Mine
• Yuki Fukushima
• Sayaka Hirota
4. Mutiara Cardinal Bandung
• Nichaon Jindapon
• Hanna Ramadhini
• Gregoria Mariska
• Tiara Rosalia Nuraidah
• Suci Rizky Andini
• Gebby Ristiyani Imawan
• Maretha Dea Giovani
• Melvira Oklamona
• Nisak Puji Lestari
• Rika Rositawati
5. Suryanaga Surabaya
• Linda Wenifanetri
• Mayu Sekiya
• Aprilia Yuswandari
• Febby Angguni
• Meiliana Jauhari
• Ni Ketut Mahadewi Istarani
• Meirisa Cindy Sahputri
• Devi Tika Permatasari
• Keshya Nurvita Hanadia
• Milicent Wiranto
6. Hakuto Japan
• Kusunose Yuka
• Murayama Yumi
• Yonemoto Koharu
• Nagahara Wakana
• Matsumoto Mayu
• Nagata Rei
• Miyoshi Nao
• Tanaka Shiho
• Uratani Natsumi
• Imabeppu Kaori
7. Granular Thailand
• Chananchida Jucharoen
• Rusyidina Antardayu Riodingin
• Kuljira Khongdee
• Sarita Suwannakitborihan
• Natcha Saengchote
• Chayanit Chaladchalam
• Kunchala Voravichitchaikul
• Duanganong Aroonkesorn
• Kilasu Ostermeyer
• Pataimas Muenwong
8. Gifu Tricky Japan
• Cheng Wen Hsing
• Pai Hsiao Ma
• Rie Etoh
• Aoi Matsuda
• Saya Yamamoto
• Arisa Hashizume
• Serina Matsui
9. Jaya Raya New Star
• Ruselli Hartawan
• Jauza Fadhila Sugiarto
• Apriani
• Gabriela Meilani Moningka
• Aurum Oktavia Winata
• Weni Anggraini
• Sheila Devi Aulia
• Priskila Siahaya
• Zarra Faza Azka
• Phtya Haningtyas Mentari
10. USM Blibli
• Rina Andriani
• Arinda Sari Sinaga
• Fitriani
• Devi Yunita Indah Sari
• Ghaida Nurul Ghaniyu
• Debby Susanto
• Ririn Amelia
• Marshella Gischa Islami
• Annisa Saufika
• Gloria Emanuelle Widjaja
Source: Badminton_INA, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
daftar tim putera djarum superrliga
DJARUM SUPERLIGA 2015
Skuad List:
[Putra]
1. Jaya Raya Jakarta
• Tommy Sugiarto
• Wei Nan
• Tanongsak Saensomboonsuk
• Sony Dwi Kuncoro
• Hendra Setiawan
• Markis Kido
• Angga Pratama
• Agripinna Prima Rahmanto Putra
• M. Rian Ardianto
• Alfian Eko Prasetya
2. Musica champion
• Chou Tien Chen
• Simon Santoso
• Lee Hyun Il
• Jonatan Christie
• Lee Yong Dae
• Marcus Fernaldi Gideon
• Vladimir Ivanov
• Wahyu Nayaka Arya P.
• Edi Subaktiar
• Fajar Alfian
3. Djarum Kudus
• Son Wan Ho
• Dionysius Hayom Rumbaka
• Ihsan Maulana Mustofa
• Riyanto Subagja
• M. Ahsan
• Berry Angriawan
• Fran Kurniawan
• Kevin Sanjaya Sukamuljo
• Tontowi Ahmad
• Praveen Jordan
4. Tonami Japan
• Sho Sasaki
• Riichi Takeshita
• Tatsuya Watanabe
• Noriyasu Hirata
• Hirokatsu Hashimoto
• Keigo Sonoda
• Takeshi Kamura
• Hoki Takuro
• Yugo Kabayashi
• Kohei Gondo
5. Granular Thailand
• Chayut Triyachart
• Koo Kien Keat
• Pakkawat Vilailak
• Moh. Arif Abd. Latif
• Bodin Issara
• Parinyawat Thongnuam
• Takdanai Boonrawd
• Warut Tankmanustong, Trawut Potieng
• Watchara Buranakuea
6. Suryanaga Surabaya
• Kenta Matsumura
• Alamsyah Yunus
• Fauzi Adnan
• Jeffer Rosobin
• Alvent Yulianto Chandra
• Ryan Agung Saputro
• Ronald Alexander
• Tri Kusumawardhana
• Christopher Rusdianto, Siswanto
7. USM Blibli
• Reksy Aureza Megananda
• Thomi Azizan Mahbub
• Shesar Hiren Rhustavito
• Kho Henrikho Wibowo
• Andrei Adistia
• Kenas Adi Haryanto
• Arya Maulana Aldiartama
• Hantoro
• Afiat Yuris Wirawan
• Yohannes Rendy Sugiarto
8. Mutiara Cardinal Bandung
• Firman Abdul Kholik
• Eska Rifan Jaya
• Panji Ahmad Maulana
• Vega Vio Nirwanda
• Ricky Karanda Suwardi
• Hardianto
• Stefan Indra Hapsara
• Rian Syaoqi
• Altof Barriq
• Reinard Dhanriano
9. Hiqua Wima Surabaya
• Anthony Sinisuka Ginting
• Panji Akbar
• Febriyan Irvanaldi
• Rizki Antasari
• Riky Widianto
• Ade Yusuf Santoso
• Selvanus Geh
• Muh. Ulinnuha
• Risky Hidayat Ismail
• Riyo Arief A
10. Hitachi Japan
• Ryotaru Mauro
• Koji Naito
• Naohiro Matsukawa
• Hendra Aprida Gunawan
• Yuta Yamasaki
• Yuki Umino
• Kazuaki Oshima
• Yoshiki Tsukamoto
• Tomoki Mitsuhashi
• Flandy Limpele
Source: Badminton_INA, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
Jaya Raya's team
Jaya Raya Ingin Kawinkan Gelar
Target besar dipatok klub
bulutangkis elit nasional PB Jaya Raya Jakarta pada ajang Djarum
Superliga Badminton 2015, yang akan digelar di GOR Lila Bhuana,
Denpasar, Bali, 25 Januari – 1 Februari mendatang. Berambisi
meningkatkan prestasi dibanding tahun lalu, tahun ini Jaya Raya bertekad
kawinkan gelar juara beregu putra dan beregu putri.
Bicara
bekal, modal bagus sejatinya sudah dikantongi kubu Jaya Raya seusai
memenangi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2014, yang berformat beregu
campuran, pada pertengahan Desember tahun lalu. Artinya, secara fisik
dan mental, baik pemain putra maupun putri Jaya Raya sangat siap.
“Tahun lalu, tim putra kita kalah dari Musica di final dengan skor
tipis 2-3. Sedangkan di putri, kita menang 3-1 atas Unisys Jepang. Nah,
tahun ini, kita mau juara dua-duanya. Mudah-mudahan bisa terpenuhi,
setelah di Kejurnas 2014 tim kita bisa jadi juara,” ungkap Ketua Bidang
Prestasi PB Jaya Raya Jakarta Imelda Wiguna, Rabu (7/1).
Kendati
menggenggam status juara di Kejurnas 2014, menyoal tradisi di Superliga
Badminton, klub Jaya Raya tercatat belum punya rapor hijau pada kelompok
putra. Dari empat gelaran (2007, 2011, 2013 dan 2014), tak satu pun
titel kampiun tim putra menjadi milik Jaya Raya. Prestasi terbaik mereka
hanyalah sebatas runner-up saja.
Sebaliknya, tim putri Jaya Raya
justru berhasil mendominasi dua penyelenggaraan Superliga Badminton
terakhir. Kini, Jaya Raya sudah setara dengan klub SGS Elektrik Bandung,
yang pada 2007 dan 2009 juga sukses menjadi juara.
Tahun ini, di
atas kertas, peluang tim putri Jaya Raya memertahankan gelar sekaligus
mencetak three-peat (tiga kali juara beruntun, red) sangat terbuka. Tak
hanya memunyai ganda putri peraih medali emas Asian Games XVII Incheon
2014 Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan tunggal putri peraih
medali emas SEA Games XXVII Nay Pyi Taw 2013 Bellaetrix Manuputty,
absennya finalis tahun lalu, Unisys Jepang, diperkirakan akan memudahkan
jalan Jaya Raya menuju puncak.
Pada edisi Superliga Badminton
kelima, Jaya Raya dijadwalkan bersaing dengan lima klub lokal, Djarum
Kudus, Mutiara Cardinal Bandung, Suryanaga Surabaya, USM Blibli, dan
‘adik’ mereka, Jaya Raya New Star. Serta empat klub asing, Renesas
(Jepang), Hokuto Bank (Jepang), Gifu Tricky Panders (Jepang), dan
Granular (Thailand).
Sedangkan di bagian putra, Jaya Raya, yang
diperkuat ganda putra peraih medali emas Asian Games XVII Incheon 2014
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, bakal mendapat tantangan dari juara
bertahan Musica Champion Kudus, Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, Mutiara
Cardinal Bandung, Suryanaga Surabaya, Hi-Qua Wima Surabaya, dan USM
Blibli, pada sektor lokal. Lalu, Tonami (Jepang), Hitachi (Jepang), dan
Granular (Thailand), di sektor asing.
“Saya menilai
penyelenggaraan Superliga Badminton ini sangat bagus. Apalagi, kejuaraan
ini diikuti masing-masing 10 tim di sektor putra dan putri. Jumlah ini
tentu luar biasa. BWF juga akan belajar dari penyelenggaraan kejuaraan
ini. Saya berharap, semua pemain, baik dari Indonesia, maupun dari
negara-negara lain, dapat menikmati pertandingannya di sini,” kata
Presiden Badminton World Federation (BWF) Poul Erik Hoyer Larsen, yang
juga hadir di konferensi pers Djarum Superliga Badminton di Jakarta,
kemarin siang.
Source: Indopos.co.id, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
Djarum Superliga
(Djarum Superliga 2015) Tingkatkan Kualitas, Superliga Terapkan Inovasi Baru
Demi meningkatkan kualitas dan bobot kejuaraan Djarum Superliga
Badminton 2015, panitia penyelenggara terus melakukan inovasi. Kejuaraan
beregu putra-putri ini rencananya akan dilangsungkan di GOR Lila
Bhuana, Denpasar, Bali, pada 25 Januari - 1 Februari 2015.
Berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya dimana jumlah pemain asing
di tiap klub dibatasi, kali ini klub lokal diperbolehkan 'belanja
pemain' sesuai dengan kemampuan masing-masing klub. Panitia memberikan
subsidi sebesar 1500 Dollar AS kepada klub lokal yang ingin mendatangkan
pemain asing.
"Berapa jumlah pemain asing sekarang tergantung
dari kemampuan klub. Panitia memberikan subsidi kepada klub lokal yang
ingin membeli pemain asing sebesar 1500 Dollar AS per klub. Memang
nilainya tidak begitu signifikan dibanding harga si pemain asing, namun
sedikitnya subsidi ini bisa membantu klub lokal," kata Achmad Budiharto,
Direktur Superliga.
Selain aturan soal 'belanja pemain', kini
pemain asing juga hanya dapat memperkuat klubnya di maksimal dua partai
dalam satu kali pertandingan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan
persaingan demi menambah sengitnya pertarungan antar klub yang berlaga.
Bukan cuma itu, hadiah yang ditawarkan pun semakin menggiurkan. Sejak
tahun ke tahun, superliga terus meningkatkan prize money bagi para
peserta. Pada tahun 2013 superliga berhadiah total Rp. 1,6 Miliar,
sedangkan tahun 2014 berjumlah Rp. 2 Miliar. Pada penyelenggaraan tahun
ini, nilai hadiah kembali merangkak naik menjadi 200 ribu Dollar AS atau
setara kurang lebih Rp. 2,5 Miliar.
"Kali ini kami menawarkan
hadiah dalam bentuk Dollar sebesar 200 ribu Dollar AS. Distribusi hadiah
sebesar 50 ribu Dolar untuk juara, 25 ribu Dollar untuk runner up, 15
ribu Dollar untuk peringkat ketiga, serta 10 ribu Dollar untuk peringkat
keempat," jelas Budiharto.
Berikut daftar pemain Indonesia dan pemain asing yang akan berlaga di Djarum Superliga Badminton 2015 :
Pemain Indonesia :
• Tommy Sugiarto
• Simon Santoso
• Dionysius Hayom Rumbaka
• Jonatan Christie
• Linda Wenifanetri
• Bellaetrix Manuputty
• Greysia Polii
• Nitya Krishinda Maheswari
• Suci Rizki Andini
• Tiara Rosalia Nuraidah
• Liliyana Natsir
• Vita Marissa
• Praveen Jordan
• Hendra Setiawan
• Mohammad Ahsan
• Rian Agung Saputro
• Angga Pratama
• Markis Kido
• Marcus Fernaldi Gideon.
Pemain Asing :
• Lee Yong Dae (Korea - rangking 1)
• Vladimir Ivanov (Rusia - rangking 63)
• Chou Tien Chen (Taiwan - rangking 7)
• Lee Hyun Il (Korea - rangking 51)
• Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand - rangking 26)
• Ratchanok Intanon (Thailand - rangking 6)
• Busanan Ongbumrungpan (Thailand - rangking 22)
• Koo Kien Keat (Malaysia - rangking 161)
• Sho Sasaki (Jepang - rangking 17),
• Cheng Wen Hsing (Taiwan - rangking 33)
• Wei Nan (Hong Kong- rangking 19)
• Sung Ji Hyun (Korea - rangking 5)
• Son Wan Ho (Korea - rangking 5)
• Reika Kakiiwa (Jepang - rangking 5)
• Miyuki Maeda (Jepang - rangking 5)
• Hirokatsu Hashimoto (Jepang - rangking 12)
• Noriyasu Hirata (Jepang - rangking 12).
Catatan : Nama pemain masih bisa berubah.
Source : Djarumbadminton.com, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
djarum liga badminton
(Djarum Superliga 2015) Bali Siap Jadi Tuan Rumah Superliga
Bertempat di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, ajang Djarum Superliga
Badminton 2015 bakal digelar pada 25 Januari - 1 Februari 2015.
Kejuaraan yang digagas oleh Djarum Foundation selaku penyelenggara ini
merupakan perhelatan kelima setelah sebelumnya diselenggarakan pada
tahun 2007, 2011, 2013 dan 2014. Djarum Superliga Badminton merupakan
tontonan menarik yang menyajikan pertarungan klub-klub terbaik Indonesia
dan asing yang menggunakan format Piala Thomas dan Piala Uber.
"Tahun ini kami sengaja memindahkan tempat penyelenggaraan superliga.
Dari yang biasanya di Surabaya, sekarang bergeser ke Timur yaitu
Denpasar di Pulau Dewata. Mudah-mudahan perpindahan tempat ini membuat
perhatian dan animo masyarakat bertambah," kata Achmad Budiharto,
Direktur Superliga pada acara jumpa pers di Hotel Kempinski, Jakarta,
Rabu (7/1).
"Dengan penyelenggaraan di Bali, kami juga berharap sorotan mata dunia ke bulutangkis akan lebih bagus," tambahnya.
Sebanyak 10 klub di sektor putra dan 10 klub di sektor putri turut
berpartisipasi di kejuaraan ini. Para klub lokal pun diperbolehkan untuk
menambah pemain asing, misalnya saja Musica Champion Kudus, juara
bertahan yang tahun lalu diperkuat pemain asing seperti Lee Hyun Il
(Korea).
Sementara itu, tim putri Jaya Raya Jakarta yang tahun
lalu naik podium juara, juga rencananya akan diperkuat pemain asing di
sektor tunggal putri. Jaya Raya Jakarta juga membuat gebrakan baru
dengan memboyong tim junior mereka yang tergabung dalam skuat Jaya Raya
New Star.
"Djarum Foundation tetap dengan komitmennya ingin
menaikkan popularitas bulutangkis melalui superliga ini, sehingga
bulutangkis bisa kembali ke masa jayanya. Superliga juga banyak manfaat
untuk pelatih dalam hal pembinaan serta pemain yang bisa belajar dari
pemain dunia," kata Yan Haryadi, dari Djarum Foundation.
"PBSI
mengucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation yang merupakan bapak
asuh bagi bulutangkis Indonesia. Superliga yang dapat dijadikan tolak
ukur pembinaan klub, tiap tahun selalu ditingkatkan kualitasnya. Kali
ini tak hanya tempatnya yang berubah demi memeratakan penyelenggaraan
turnamen bulutangkis, namun hadiahnya juga terus bertambah," ujar Anton
Subowo, Sekretaris Jenderal PP PBSI.
Penyelenggaraan superliga
kali ini juga mendapat dukungan dari Poul Erik Hoyer yang merupakan
Presiden Badminton World Federation (BWF).
"Saya menilai
superliga ini sangat bagus, saya tidak sabar melihat penyelenggaraannya
di Bali nanti. Apalagi superliga diikuti 10 klub di sektor putri dan 10
klub di sektor putra, ini sangat luar biasa. BWF juga akan belajar dari
penyelenggaraan superliga ini. Saya berharap seluruh peserta akan dapat
menikmati bertanding di Djarum Superliga Badminton," tutur Poul.
Berikut daftar klub yang berlaga di Djarum Superliga Badminton 2015 :
Putra
Musica Champion Kudus, Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, Mutiara
Cardinal Bandung, Suryanaga Surabaya, Hi-Qua Wima Surabaya, USM Blibli,
Tonami (Jepang), Hitachi (Jepang), Granular (Thailand).
Putri
Jaya Raya Jakarta, Djarum Kudus, Mutiara Cardinal Bandung, Suryanaga
Surabaya, USM Blibli, Jaya Raya New Star, Renesas (Jepang), Gifu Tricky
Panders (Jepang), Hokuto Bank (Jepang), Granular (Thailand).
Source : badmintonindonesia.org, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlash
Kejuaraan Dunia 2017
Glasgow Tuan Rumah Kejuaraan Dunia 2017
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 akan diselenggarakan di Glasgow, Skotlandia.
Sebelumnya, Skotlandia juga mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah
Piala Sudirman 2017. Namun berhubung Skotlandia kalah dari delegasi
Australia, akhirnya pihak Skotlandia mempertimbangkan untuk menerima
tawaran sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia di tahun yang sama tanpa
bidding.
"Ini adalah bukti bahwa
betapa kerja kerasnya yang dilakukan oleh delegasi Skotlandia. Kami
senang akan beberapa inovasi yang diberikan sehingga kami memilih
Glasgow, Skotlandia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.
Kami rasa mereka (Skotlandia) akan membuat pertunjukan kejuaraan Dunia
2017 dengan menarik." Kata Hoyer. Rencananya, Skotlandia akan menjadikan
Emirates Arena yang berkapasitas 6000 kursi sebagai tempat
pertandingan.
"Saya senang untuk menyatakan bahwa mereka
benar-benar antusias terhadap acara ini. Oleh karena itu, selain
Glasgow, kami juga memberikan kesempatan kepada Lima, Peru untuk menjadi
tuan rumah turnamen BWF bergengsi. Ini win-win solution bagi semua
orang dan paling penting, untuk bulu tangkis itu sendiri."
Selain
menjadi tempat penyelenggaraan Kejuaraan Dunia 2017, Emirates Arena
juga tercatat pernah menjadi tuan rumah Commonwealth Games 2014.
Kejuaraan Dunia 2015 akan diselenggarakan di Jakarta. Sementara tahun
depan, yakni pada 2016, Kejuaraan Dunia tidak diselenggarakan sebab
digantikan oleh olimpiade musim panas.
Source : sports.ndtv.com, https://www.facebook.com/BadmintonNewsFlas










